Permainan ini telah lama dikenal di berbagai negara, termasuk Indonesia, meskipun status legalitasnya berbeda-beda di setiap wilayah.Neliti+4Journal Universitas Lampung+4kumparan+4
Asal Usul dan Cara Bermain
Istilah “Toto Gelap” berasal dari bahasa Jawa, di mana “toto” berarti taruhan, dan “gelap” merujuk pada sifat ilegal atau tersembunyi dari aktivitas ini. Dalam praktiknya, pemain memilih kombinasi angka, biasanya terdiri dari 2 hingga 4 digit, dengan harapan angka tersebut akan cocok dengan hasil undian yang dilakukan oleh penyelenggara. Jika tebakan pemain sesuai dengan angka yang diundi, mereka berhak atas hadiah tertentu.UPSTegal RepositoryJournal Universitas Lampung
Variasi Togel di Berbagai Negara
Togel memiliki variasi yang berbeda di berbagai negara. Di Singapura dan Malaysia, misalnya, terdapat permainan serupa yang dikenal dengan nama “Toto,” yang merupakan bentuk lotre yang dilegalkan dan diatur oleh pemerintah setempat. Sementara itu, di Indonesia, praktik togel umumnya dianggap ilegal dan sering kali beroperasi secara sembunyi-sembunyi.Mojok.co+6Journal Universitas Lampung+6Instagram+6Wikipedia ID+1Instagram+1
Pandangan Hukum dan Agama
Dalam konteks hukum di Indonesia, togel termasuk dalam kategori perjudian yang dilarang. Pihak berwenang secara rutin melakukan penindakan terhadap praktik ini untuk menegakkan peraturan yang berlaku. Dari perspektif agama Islam, yang dianut oleh mayoritas penduduk Indonesia, togel dianggap haram karena termasuk dalam kategori maysir (perjudian), yang dilarang dalam ajaran Islam. kumparan
Dampak Sosial
Meskipun ilegal, popularitas togel di kalangan masyarakat tetap tinggi. Beberapa individu melihatnya sebagai cara cepat untuk memperoleh keuntungan finansial, meskipun risikonya besar. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa perempuan, misalnya, terlibat dalam perjudian togel sebagai cara untuk mengisi waktu luang atau mencari tambahan pendapatan, meskipun menyadari konsekuensi hukum dan sosial yang mungkin timbul. Neliti
Kesimpulan
Togel merupakan fenomena kompleks yang melibatkan aspek budaya, hukum, dan sosial. Meskipun menawarkan potensi keuntungan finansial, risiko yang terkait dengan legalitas dan dampak sosialnya membuatnya menjadi topik yang kontroversial di banyak komunitas.